BEBERAPA hari yang lalu, saya jenguk anak yang sedang mondok di pesantren Modern IIBS EL AZZAM Cirebon Kuningan
Baru tiga minggu anak saya di pesantren tersebut, ternyata sudah ada perbedaan pada dirinya yang cukup membuat saya jadi termangu - mangu ... 💭
Perbedaan itu saya rasakan pada dua kosa katanya yang mulai men-daerah, pertama, iya " tah" dan kedua " sok lah " Spontan saya tertawa. Hm ... Baru tiga minggu sudah punya dialek daerah Cirebon Kuningan.
Apa ada yang salah dengan perubahan itu ? Tidak, sama sekali tidak. Hanya saja saya jadi teringat sebuah ungkapan pribahasa :
" Bermain dengan tukang minyak wangi akan kebauan wanginya. Dan bermain dengan tukang ikan akan kebauan amisnya "
Itu artinya kita butuh sebuah lingkungan yang baik, komunitas yang baik. Karena di situlah diri kita bisa menjadi seperti apa karena dapat dipengaruhi oleh lingkungan dan komunitas kita
Diri kita itu seperti air laut, kadang pasang kadang surut. Kadang semangat, kadang loyo. Kadang rajin shalat, kadang malas. kadang seneng baca Al Qur'an, kadang badmood. Kadang giat qiyamullail, kadang masa bodoh
Itulah karakter diri kita, manusia ! Dan karena itulah benar-benar dibutuhkan sebuah lingkungan dan komunitas di mana orang-orangnya bisa mengingatkan kita, bisa menasehati kita, bisa mengajak kita kepada kebaikan kebaikan.
Jika anda sudah memiliki lingkungan dan komunitas itu, bertahanlah, eratkanlah dan tunjukkan kebersamaanmu di dalamnya. Jadikan mereka pertemanan baikmu, untuk dunia dan akhiratmu.
Jika belum ada, carilah segera ! Jangan biarkan dirimu terjebak pada lingkungan dan komunitas yang semakin menjauhkanmu dari Sang Penciptamu, Allah Swt
#salampertemananbaik
Komentar
Posting Komentar