Seseorang yang mempunyai kekuasaan diibaratkan sedang memegang madu dan racun di kedua tangannya sekaligus. Di tangan kanan adalah madunya dan di tangan kiri adalah racunnya.
Madu di tangan kanannya akan berbuah manis untuk diri dan keluarganya, jika kekuasaan yang dimilikinya dilaksanakan dengan amanah. Ia akan mendapatkan kemuliaan dan kehormatan. Demikian sebaliknya, kekuasaannya akan menjadi racun yang mematikan diri dan keluarganya, jika ia berkhianat terhadap kekuasaannya. Ia akan mendapatkan kehinaan dan kehancuran. Itu di dunia. Bagaimana di akhirat kelak ?
Demikianlah Tuhan memuliakan dan menghinakan seseorang dalam hidupnya dengan ujian berupa kekuasaan yang dimilikinya. Berhati-hatilah dengannya. Karena kekuasaan manusia pasti ada akhirnya !
Diinspirasi dari :
📚 Surat Al Imron/3 : 26
Komentar
Posting Komentar